NAVIGASIINDONESIA.COM , MAMASA — Pemandangan tak biasa terlihat di jalan poros Buntu Kasisi–Rantekatoan, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2026).
Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Drones Ma’dika turun ke jalan sambil membawa sebilah parang.
Sekilas, pemandangan itu mungkin mengundang tanda tanya. Namun, bukan untuk melakukan tindakan kriminal, parang tersebut justru digunakan sebagai peralatan kerja dalam kegiatan Jumat Bersih bersama personel Polres Mamasa.
Bukan Aksi Kriminal, tapi Gotong Royong
Di bawah pimpinan Drones Ma’dika, sejumlah personel Polres Mamasa bergotong royong membersihkan lingkungan di sepanjang jalan poros Buntu Kasisi–Rantekatoan.
Parang yang dibawa digunakan untuk membantu pekerjaan pembersihan. Aksi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan gerakan Jumat Bersih yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Mamasa.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Mamasa mengenai pembudayaan Jumat Bersih dan gerakan peduli lingkungan yang melibatkan unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, pemerintah kecamatan, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan Membangun Budaya
Drone Ma’dika berharap kegiatan Jumat Bersih tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun mampu menumbuhkan kebiasaan hidup bersih yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat membangun budaya hidup bersih yang dilaksanakan secara berkesinambungan,” tutur Drones.
Keterlibatan personel kepolisian juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Polisi Hadir di Tengah Masyarakat
Aksi Kasat Reskrim Polres Mamasa yang turun langsung membawa parang untuk kegiatan kebersihan menampilkan sisi lain dari tugas kepolisian.
Kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga partisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pada akhirnya, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama demi mewujudkan Mamasa yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan lestari.
Laporan: WAL